33.6 C
Jakarta
Sunday, February 28, 2021

CARNIVORED Rilis Album Bertajuk “LABIRIN” Bersama Lawless Jakarta Records

- Advertisement -

CARNIVORED adalah band bergenre metal yang berasal dari Pamulang, Tangerang Selatan – Indonesia. Secara garis besar musik Carnivored adalah perpaduan death metal, modern groove metal, thrash metal, hingga progressive metal. Carnivored terbentuk diakhir tahun 2006. Sejak awal karier, mereka memainkan musik death metal tempo cepat yang padat akan riff riff thrashy dan groovy yang agresif dengan ketukan blast beat rapat.

Carnivored mengawali debut album pertama yang diberi judul “REVIVAL”, berisi 10 track di tahun 2012. Setelah mendapat respon yang positif dari album sebelumnya, kembali di tahun 2014, Carnivored merilis album keduanya dengan judul “NO TRUTH FOUND”, dengan materi lagu yang lebih variatif namun tetap agresif. Seakan tidak cukup, Carnivored akan segera merilis album ketiganya di Januari 2021 dibawah naungan LAWLESS JAKARTA RECORDS dengan judul “LABIRIN”. Pada album barunya nanti, Carnivored bekolaborasi dengan beberapa rekan musisi dari skena metal, diantaranya: Anggi Ariadi (Revenge The Fate), Vicky Mono (Burgerkill), dan Stevie Item (Deadsquad).

“LABIRIN” merupakan kata yang tepat dalam menggambarkan cerita pada album ketiga Carnivored. Bercerita kisah nyata tentang fase kelam seorang yang sangat dekat dengan para personil Carnivored. Berawal dari perkenalannya dengan sebuah zat yang cukup mematikan. Perlahan tapi pasti, mengikat hidupnya dan membawa kepada berbagai kegilaan yang tak pernah terbayangkan sebelumnya, serta sangat sulit untuk dilepas. Paranoia, kelumpuhan, ilmu hitam, sosok sosok mengerikan yang selalu menemani, perubahan karakter, hingga jiwa yang terguncang, bercampur aduk, datang bertubi tubi. Bagai tersesat dalam sebuah ‘labirin’ tanda tanya dan jalan keluar yang selalu berujung buntu.

Dari segi musikalitas dan penulisan lirik, di album ketiga ini merupakan sebuah kejutan. Pada album album sebelumnya, lirik lagu selalu ditulis dalam bahasa inggris, namun kali ini mereka mencoba menulis dalam bahasa Indonesia. Begitula pula dengan aransemen lagu, tidak melulu diisi dengan tempo cepat, riff – riff yang teknikal, dan blass beat yang rapat, kali ini mereka bermain pada area yang benar benar baru dari genre death metal itu sendiri. Tetap groovy, catchy, gelap, progresif, dan Heavy!

Artwork dan layout kembali dikerjakan oleh Bahrull Marta yang sebelumnya juga mengerjakan artwork album kedua Carnivored, No Truth Found di tahun 2014. Gelap, kelam, horror, dan depresif, sangat terasa pada cover album Labirin ini hasil dari goresan cat akrilik diatas kertas.

- Advertisement -
Musicoloidhttps://news.musicoloid.com
MUSICOLOID NEWS is an online news media that contains information about the world of music, from the latest album releases and singles from various Indonesian independent bands as well as information on the best music events from all over Indonesia.

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -