33.6 C
Jakarta
Sunday, February 28, 2021

Live Session Persembahan dari MIKA Untuk Menyambut Natal

- Advertisement -

Di akhir tahun 2020 ini banyak kejadian – kejadian yang sangat tidak terduga, terutama pandemi Covid–19 yang sudah hampir satu tahun penuh membatasi kegiatan masyarakat di Negara ini. Ada beberapa musisi yang mulai menolak untuk bertahan, tetapi banyak pula musisi baru yang datang dengan langkah awalnya. Memang tidak mudah untuk bertahan di segmen musik dalam kondisi yang random seperti tahun 2020 ini.

MIKA merasakan hal yang sama dengan teman – teman yang mencoba bertahan apa lagi di ranah musisi Post – Hardcore sendiri. Setelah Oktober kemarin membuat showcase tunggalnya di tengah gencarnya Covid-19, MIKA kembali menyuguhkan sebuah rilisan digital berupa live session pada tanggal 24 Desember 2020 ini untuk menyambut hari raya natal 2020.

“Selain menyambut hari raya natal di tahun 2020 sebenarnya kami juga membuat video live session ini untuk teman – teman yang tidak mendapatkan tiket di Secret Showcase yang diselenggarakan bulan Oktober kemarin” ungkap Nanda, Vokalis MIKA.

Tepatnya pada 10 oktober 2020 MIKA menyelenggarakan showcase tunggalnya dengan pembatasan kuota partisipan karena adanya peraturan protokol kesehatan dari pemerintah Kota Malang. Secara konseptual dan aktifitas, MIKA sudah memikirkan matang-matang dua hal tersebut. Membahas segi konsep yang didukung dari sisi kelancaran aktifitas showcase, MIKA mampu menyuguhkan dokumentasi dalam bentuk live session set. Bertujuan untuk menghibur audience yang tidak sempat merapat atau bahkan kehabisan tiket Secret Showcase, video ini diracik secara detail melihat dari tatanan visual dan kualitas audio yang disajikan.

“Konsep ini sebenarnya sudah menjadi jadwal campaign MIKA di awal tahun 2020 ini, tetapi pandemi ini menjadikan semua jadwal dan rencana kami mundur. Semoga live session ini bisa sampai tahun depan membuat teman – teman di sekitar kami semangat dalam hal konsistensi.” ujar Baim, Gitaris MIKA.

Kalian bisa saksikan Mika – Secret Showcase yang diunggah di Youtube pada 24 Desember 2020, pukul 19.00 WIB di tempat anda berada. Selamat menikmati.

About Mika

Sekitar pertengahan 2014, bermula dengan pertemuan Nanda dan Baim di salah satu rental playstasion, Nanda pun membuka obrolan tentang musik Post – Hardcore karena saat itu Baim mengunakan merchandise Counterparts. Sebelumnya Baim juga memiliki keinginan untuk membuat band yang tidak jauh beda dari Counterparts, pada saat itu juga Nanda dan Baim pun merancang rencana untuk membuat sebuah band.

Berjalan dari perbincangan mereka sebelumnya, akhirnya sesi jaming di studio menjadi langkah awal untuk membuat sebuah band tanpa memikirkan nama untuk proyek mereka berdua. Nanda mengajak Erik dan Toro untuk mengisi proyek ini. Di dalam studio pun Nanda mengisi bagian vocal, Baim pada gitar, Toro pada bass dan Erik di posisi drum. Seiring berjalannya waktu Toro dan Erik memutuskan untuk fokus di kehidupanya masing-masing.

Nanda dan Baim pun kekeh dengan pembuatan proyek band ini, hingga banyak sekali teman teman mereka yang di pilih untuk menjadi personil. Mulai Dimas drummer, Agus drummer juga pernah menjadi bagian di poyek ini, dan akhirnya formasi pertama berhasil terbentuk pada 2016 berisikan Nanda vocal, Baim gitar satu, Deni gitar dua, Rama pada bass, dan Jordan pada additional dan proyek band ini diberi nama Mika.

Nama Mika sendiri dipilih Baim hanya karena penyebutan katanya lebih enak di dengar, dan biasanya Mika sendiri di gunakan untuk nama manusia pada umumnya serta pantas untuk sosok seorang pria maupun seorang wanita. Dan di proyek ini sendiri, Mika digambarkan sebagai sosok wanita yang pernah bertemu dengan Nanda serta memiliki kenangan sangat spesial.

Mika pun berlanjut masuk di dapur rekaman di tahun 2016, memulai menuangkan karyanya dengan ciri khas dinamika vocal yang berbeda dengan band Post – Hardcore pada umumnya. Dengan berjalan cukup solid, hingga Mika pun merilis single For What It’s Worth dan Losing Fight pada bulan November 2016 di bandcamp.

Tiba di event pertama Mika, April 2017, event yang diselenggarakan Mika sendiri yang di bantu Pio dengan support dari Kalcer sebagai tempat awal Mika mengapresiasikan karyanya di tempat umum dan dari situ Mika memutuskan memiliki jalan yang indiependent. 

Di pertengahan 2017 pun terjadi pergantian personil kembali, Deni pun mulai sibuk dengan kehidupan pribadinya dan keluar dari Mika. Setelah terjadinya hal tersebut Baim juga Rama mencoba menghubungi beberapa temannya dan tidak mendapatkan kecocokan. Pada akhirnya Jordan pun mengajak Ardian mengisi posisi Bass dan Rama berpindah di posisi gitar menggantikan Deni.

Hanya selang beberapa bulan setelah Ardian menjadi personil, Jordan memutuskan mundur sebagai team additional drum. Tak lama Nanda bertemu dengan Wildan Sharkbite dan diajak untuk mengisi bagian voc. Dealing simbiosis pun terjadi yang memiliki kesepakatan Nanda menjadi vokalis Sharkbite dan Bogi menjadi drummer Mika.

Selang memasuki pertengahan 2018 Ardian memutuskan hengkang dari Mika karena harus fokus menyelesaikan pendidikan perguruan tinggi yang di jalaninya. Tidak lama kemudian Rama akhirnya mengajak teman kuliahnya bernama Rizky untuk menggantikan posisi Ardian.

Team solid pun hadir lagi di dalam Mika, berpersonilkan Nanda vokal, Baim gitar satu, Rama gitar dua, Rizky bass dan Bogi drum. Mika akhirnya lanjut merilis single terbarunya yang berbentuk video lirik di bulan juni 2020 yang berjudul Stay For The Night dan sebulan selanjutnya merilis video clip Embrace.

10 September 2020 menjadi hal paling istimewa untuk Mika sendiri, ditengah pandemi yang sedang melanda dunia dan keadaan Negara Indonesia yang lagi panas dengan issue politik, Mika kembali bergerak sendiri dengan bantuan team dan Labur. Showcase tunggal Mika pun diadakan untuk  para teman – teman yang selalu hadir mensupport Mika di gigs – gigs dan event sebelumnya di tengah kepenatan lingkungan yang terjadi. Dengan membawakan seluruh materi yang akan ada di album pertama, Mika juga berkolaborasi dengan Rani seorang pianis muda dan Monika Yurike untuk mengisi harmoni vokal.

Mika pun dengan kekompakan yang saat ini akan menyelesaikan album pertamanya bersama AA studio dan beberapa team yang lainya. Berharap kedepannya Mika memiliki cerita kehidupan yang mewakili orang di sekitar lingkungan Mika sendiri.

- Advertisement -
Musicoloidhttps://news.musicoloid.com
MUSICOLOID NEWS is an online news media that contains information about the world of music, from the latest album releases and singles from various Indonesian independent bands as well as information on the best music events from all over Indonesia.

Related Articles

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -