Padukan Ska dan Balet, Skastra Rilis Video Klip ‘Cepat-Cepat’

0
36

Skastra baru saja meluncurkan video klip Cepat-Cepat pada Jumat (14/2/2020).

Cepat-Cepat merupakan single pertama dari album Persona. Di video klip ini Skastra menampilkan perpaduan antara musik ska dengan tari balet.

“Biasanya ska identik sama pogo dance atau skankin dance ya. Tapi di video klip ini kami mau eksperimen aja, kalau ternyata ska itu bisa nge-blend juga sama tarian ala-ala balet. Ada juga tarian pake bendera,yang biasanya dimainin colorguard di marching band,” jelas Adi Ahdiat, gitaris Skastra.

Video klip cepat-Cepat disutradarai Adi Ahdiat bersama Adityo Wibowo. Sedangkan koreografinya digarap oleh Ferlita Andriani dan Dedi Setiawan, yang sekaligus merangkap sebagai penari di video ini.

Saat ini video klip Cepat-Cepat sudah bisa disaksikan di kanal Youtube. Lagu-lagu lain dalam album Persona juga bisa dinikmati di kanal musik digital seperti iTunes, Spotify, Joox, Youtube Music, dan lain-lain.

Persona adalah album penuh kedua Skastra, berisi sepuluh lagu dengan aransemen lintas selera dan permainan syair bahasa Indonesia.

Dari segi musik, album Persona menyajikan peleburan antara irama ska/rock steadydengan berbagai genre lain seperti jazz, pop, blues, reggae, swing, rock, dub, sampai bossanova.

Sedangkan dari segi lirik, lagu-lagu Persona mengusung tema seputar personalitas, gambaran karakter manusia yang majemuk, dengan lika-liku hidup masing-masingnya yang unik dan tak tergantikan.

Album CD Persona didistribusikan di sleuruh jaringan toko DeMajors. Skastra juga mengadakan seremoni peluncuran album fisiknya di Kios Ojo Keos, Jakarta Selatan, pada Minggu (16/2/2020).

Tentang Skastra

Skastra adalah band berhaluan skayang terbentuk pada penghujung Oktober 2015 di pelataran kampus Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia (FIB UI), Depok.

Setelah beberapa kali gonta-ganti personil, saat ini Skastra beranggotakan delapan orang yakni: Alduri Asfirna (vocal), Ibrahim Rahman (drum), Rasmana Raga (bass), Adi Ahdiat (guitar), Fazrin Mustakin (guitar), Hanung T. Wibawa (keyboard), Faris Sutowijoyo (trombone), dan Taufiq Alkatiri (trumpet).

Berbeda dengan skayang umum dimainkan Tipe-X, Shaggy Dog, atau Souljah, Skastra mencoba menciptakan karakter ska-nya sendiri dengan mengawinsilangkan berbagai unsur musik berbeda.

Tahun 2016, SKASTRA sempat dilirik oleh salah satu major label ternama Indonesia dan diajak kerja sama untuk pembuatan original soundtrack (OST) film layar lebar. Demi meluaskan pengalaman bermusik, tanpa ragu SKASTRA menyanggupi tantangan itu dan langsung menulis lagu single berjudul Makan Hati.

Hasilnya, selain lolos didaulat sebagai OST untuk film layar lebar Security Ugal-Ugalan (2017), laguMakan Hati juga pernah diputar serentak di radio-radio seluruh Indonesia.

Selesai dengan urusan soundtrack, SKASTRA sempat ditawari kontrak rekaman oleh major label yang sama. Namun, karena beberapa pertimbangan terkait visi-misi bermusik, akhirnya SKASTRA memutuskan untuk menolak tawaran tersebut dan memantapkan diri berkarya di jalur indie.

Dan sekarang, di usianya yang sudah menginjak empat tahun, SKASTRA meluncurkan album penuh kedua yang bertajuk Persona.