Progressive Metal asal Bandung “Post Human” akan meriliskan sebuah album berjudul “Nothing To Be Done”

0
46
Aliexpress WW

Saya terlambat menyadari kenyataan bahwa banyak sekali orang-orang di sekeliling saya yang kecewa pada hidupnya sendiri, merasa hidupnya tidak berguna, sia-sia, dan kemudian bermuara pada pikiran-pikiran buruk untuk mengakhiri hidupnya sendiri. Namun satu hal yang saya sadari bahwa pada akhirnya yang dapat merubah hidup saya -dan berkuasa atasnya- bukanlah siapapun yang dapat saya harapkan, atau apapun itu, kecuali diri saya sendiri. Maka pada “Nothing To Be Done” inilah kemudian pikiran itu saya coba tuangkan, setidaknya untuk menyemangati diri sendiri, atau setidaknya berdamai dengan segalanya.

Dalam fase-fase kedukaan (atau yang digunakan pula dalam tahapan menerima kematian) Elizabeth Kubler-Ross menyampaikan ada 5 tahap yang dialami oleh subjek, yaitu: Penolakan, Kemarahan, Berharap, Kecewa dan diakhiri dengan “Pasrah” atau Penerimaan. Fase ini menunjukan bagaimana kemudian seburuk apapun kenyataan menimpa kita, sedalam apapun kita terjatuh dan tersakiti, toh kita -cepat ataupun lambat- akan berterima dengan segalanya, baik terpaksa ataupun tidak dengan cara apapun.

Maka dalam “Nothing To Be Done” ini, saya mencoba untuk setidaknya mengingatkan pada diri saya sendiri, untuk tetap berterima sepahit apapun hidup memberi dan menolak untuk menyerah. Karena toh saya percaya jika saya tidak terlahir selemah itu untuk menyerah, apalagi kabur dari hidup ini -begitupun dirimu.