LEFAWIGI band alternative indie rock yang berasal dari Jakarta Timur

0
367

Dibentuk tahun 2010 pada masa SMP, mereka tumbuh di skena pop punk dan underground di Jakarta, Depok, Tangerang, Bogor, dan Bekasi. Nama LEFAWIGI sendiri merupakan sebuah akronim dari anggota-anggota pertama: LExy Bayu (ex-member), FAlih Ryan, Haryo WIsnu, Giri Ramadhan (ex-member), dan Irfan Kurnia.

Mereka telah merilis sebuah set kecil bertajuk Bedroom Demos  di platform SoundCloud pada tahun 2016 dengan pukulan nada punk yang kental dengan lagu-lagu seperti Lights All Around dan Disinilah Kau Berada. Pertengahan tahun 2017 mereka juga merilis sebuah single berjudul Rise dengan lebih banyak nada-nada british rock dan indie rock.

LEFAWIGI berencana untuk merilis sebuah mini album tahun depan yang berisikan 4 lagu orisinil dengan tone yang beragam dari suara alternative rock yang uplifting hingga pop rock yang lebih lembut.

MUSICAL STYLE AND INFLUENCES

LEFAWIGI secara garis besar mengikuti haluan punk rock dan pop punk yang familiar seperti Green Day dan Blink-182 yang tercermin dalam lagu Lights All Around yang punchy. Kemudian pada lagu Rise, mereka menggabungkan nada-nada british dan alternative rock seperti The Temper Trap dan Desert Planes.

Penulisan lagu dilakukan seluruhnya oleh Irfan yang banyak mendengar band-band punk rock serta rock and roll seperti Green Day, Foo Fighters, dan The Temper Trap. Proses komposisi drum dilakukan oleh Wisnu yang gaya drumming-nya banyak terinspirasi oleh Blink-182.

Dalam aransemen, Falih di posisi bass banyak memainkan gaya pop punk seperti All Time Low. Idham juga turut serta dalam aransemen live performance dengan gaya punk rock seperti Blink-182 dan Superman Is Dead.

 

 

RELEASES