Alasan Mengapa Lagu Linkin Park Tidak Akan Mati Meski Chester Bennington Telah Tiada

0
110
Alasan Mengapa Lagu Linkin Park Tidak Akan Mati Meski Chester Bennington Telah Tiada

Alasan Mengapa Lagu Linkin Park Tidak Akan Mati Meski Chester Bennington Telah Tiada – Kabar gantung diri dari Chester Bennington yang merupakan vokalis dari band rock asal Amerika Serikat yakni Linkin Park memang menjadi duka mendalam untuk seluruh penikmat musik dunia.

Mungkin, untuk kamu yang menjadi anak angkatan tahun 2000-an merasa bingung, kenapa banyak orang merasa sangat shock dengan tewasnya sosok yang satu ini.

Chester Bennington adalah salah satu sosok paling berpengaruh kelas dunia, sedangkan untuk lagu baru milik Linkin Park memang sudah keluar dari pakem cara bermusik mereka, akan tetapi beberapa lagu lama mereka seolah tidak akan pernah mati sampai kapanpun. Mau tau apa alasannya?, silahkan simak ulasan berikut ini.

  1. Musik Yang Cadas dan Powerfull

Musik dari Linkin Park dengan aliran rock rap metal ini mulai membuat penikmat musik tanah air jatuh cinta sekitar awal milenium kedua dan banyak stasiun TV yang juga sudah menayangkan beberapa program video musik mancanegara sehingga membuat nama Linkin Park langsung booming di Indonesia.

Satu lagu dan video klip yang paling memorable dari Linkin Park adalah “In The End” yang langsung menyedot penikmat musik tanah air dalam waktu sekejap, meskipun kala itu beberapa band rock asal luar negeri masih mengusung musik yang tidak secadas Linkin Park dan Indonesia sendiri masih dipenuhi dengan irama musik melankolis.

Beberapa lagu milik Linkin Park seperti “In The End”, “One Step Closer” serta “Crawling” yang semakin sering diputar pada MTV dan pemutar musik portable terbaru saat itu yakni walkman, semakin menambah kepopuleran Linkin Park di tanah air dan salah satu pencapaian spektakuler mereka adalah menjual 24 juta album di seluruh dunia untuk album “Hybrid Theory”.

Baca Juga: Transformasi Twenty One Pilots Peraih Penghargaan Grammy

  1. Formasi Unik, Tampil Beda Dengan Band Lain

Satu hal lagi yang membuat Linkin Park tidak bisa dilupakan begitu saja adalah karena penampilan mereka yang unik di setiap video klip atau aksi panggung mereka. Disaat band lain memiliki formasi standar dalam urusan personil yaitu vokalis, bassis, gitaris dan drummer. Linkin Park hadir dengan formasi vokalis, lead guitar, perkusi, rapper, drummer, bassis dan juga seorang DJ. Inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa penampilan Linkin Park tidak bisa punah dengan begitu cepat di mata para fansnya.

Kombinasi dari vokal Chester serta rap dari Mike Shinoda ditambah dengan permainan apik dari DJ Joe Hann memang membuat lagu milik mereka terdengar unik sekaligus memukau.

Linkin Park juga sangat percaya diri dalam eksplorasi banyak genre serta alat musik bari seperti saat mereka berkolaborasi dengan Jay Z dalam lagu remix Numb and Encore dengan latar belakang musik asli Indonesia yakni suling.

  1. Tampilan Musik Beda Namun Masuk ke Semua Kalangan

Meski genre yang diusung Linkin Park adalah Rock denga kekhasan teriakan vokal menghentak, namun Linkin Park mengkombinasikannya dengan sentuhan rap, dimana seperti yang kita ketahui jika rap bukanlah musik yang selalu bisa diterima oleh semua kalangan. Akan tetapi, karena kombinasi yang mereka lakukan tersusun dengan rapi, maka sontak membuat lagu serta musik mereka langsung digandrungi seluruh penikmat musik dunia khususnya tanah air.

Secara unik, mereka menggabungkan beberapa elemen saling bertolak belakang ini masuk ke dalam band Linkin Park dan terobosan yang sudah mereka lakukan tersebut membuahkan hasil dengan tergila-gilanya para fans dari semua kalangan, mulai dari pria dan wanita, anak-anak dan dewasa serta mereka yang tidak menyukai rock namun setelah mendengarkan Linkin Park langsung jatuh cinta setengah mati dengan band satu ini.

Baca Juga: Yuk, Lihat 5 Lagu Dalam Negeri Yang di Remake Menjadi Bahasa Mandarin di Taiwan

Saat ini, sudah hampir dua dekade lamanya Linkin Park sudah menghibur para penggemarnya dan akan semakin terasa sulit untuk melepaskan kenangan masa kejayaan mereka meski Chester Bennington sudah tiada.