5 Band Indie dengan Penjualan Album Terbaik di Indonesia

0
233
band indie

Sejak dulu industri musik Indonesia begitu kompetitif. Sebagian besar seniman yang beruntung (arus utama/major label), selalu memiliki kesempatan untuk membuat album, menjadi album yang dikenang, atau hanya menjadi one hit wonder numpang lewat saja.

Di sisi lain, arus samping yang lebih bergairah dengan eksplorasi karya musik tanpa benteng, pun juga memiliki album terlaris, yang adalah sebuah prestasi luar biasa. Dengan mempunyai atau memiliki bukti fisik atas hasil kreativitas tanpa batas yang sudah dibuat ditambah dengan banyaknya fans yang menghargai pencapaian dari hasil sang pembuat karya tersebut. Berikut ini merupakan beberapa band indie dengan penjualan album terbaik yang perlu diketahui.

Pandai Besi – Album Daur Baur (2013), Single “Lelaki Pemalu”

Band baru hasil mutasi dua personel Efek Rumah Kaca dan beberapa musikus, telah mengantarkan Cholil dan Akbar ke ranah aransemen yang lebih baru lewat album yang mereka rilis berjudul “Daur, Baur”. Pandai Besi berhasil membuat karya baru yang begitu kompak. Bahkan mereka bisa membuat pendengar yang akrab dengan lagu-lagu aslinya (ERK) mendapat pengalaman dan nilai yang benar-benar berbeda. Seperti menikmati sebuah album debut brilian dari sebuah grup musik baru yang amat menjanjikan.

The Adams – Album The Adams (2005), Single “Konservatif”

Album penuh perdana dari The Adams, terealisasi pada 2005. Album ini dipilih untuk menjadi album indie terbaik. Terlebih dua single-nya “Konservatif” dan “Waiting” mendapat kehormatan menjadi bagian dari soundtrack film laris “Janji Joni”. Cukup mengobati rindu yang ingin mendengar powerpop khas anak kota.

White Shoes and The Couples Company –  Album White Shoes and The Couples Company (2005), Single “Windu & Derfrina dan Senandung Maaf”

Album ini adalah album perdana studio yang dirilis dibawah naungan Aksara Records pada Tahun 2004. Perlu diacungi jempol, karena mereka adalah band indie yang bisa mencapai pangsa pasar penjualan album di Amerika Serikat oleh label Minty Fresh di 2007 silam. Tidak perlu membuang banyak kata soal mereka ini. Prestasi mereka membungkam tajam kata-kata penulis.

Goodnight Electric – Album Love and Turbo Action (2004), Single “Am I robot?”

Goodnight electric merilis debut perdananya pada akhir Tahun 2004 di bawah naungan label HFMF Records dengan beberapa single seperti “Am I Robot?” dan “Rocket Ship Goes By” yang berhasil mendapatkan apresiasi serta perhatian yang cukup baik di masyarakat pencinta musik di Indonesia, khususnya di kalangan remaja Jakarta. Awal karir yang baik pada album pertama ini membawa Goodnight Electric sebagai nominasi Best New Artist di MTV Indonesia Music Award Tahun 2005 dan Best Live Performing Artist di Paranoia Award Hard Rock FM Jakarta 2005. Prestasi yang memuaskan ditambah dengan ikut berpastisipasi dalam berbagai charity event.

Burgerkill – Album Berkarat (2003), Single “Berkarat”

Band indie metal core asal Bandung, yang sudah memiliki kiprah sejak Tahun 1995. Di mana mereka berhasil menjadi nominator Band Independent Terbaik ala majalah NewsMusik pada Tahun 2000. Pertengahan Juni 2003, Burgerkill menjadi band Hardcore/Metal pertama di Indonesia yang menandatangani kontrak sebanyak 6 album dengan salah satu major label terbesar di Negeri ini, Sony Music.Walaupun akhirnya, jalur independent dirasa lebi mewakili karir bermusik mereka. Pada masa ini Burgerkill berhasil merilis album kedua dengan judul “Berkarat”. Lewat album Berkarat Burgerkill masuk kedalam salah satu nominasi di ajang bergengsi AMI Awards. Dan mereka berhasil menyabet award untuk kategori Best Metal Production.

Itu tadi beberapa band indie dengan penjualan terbaik. Bagaimana menurutmu?