5 Jenis Musik Terbaru Seiring Perkembangan Zaman yang Perlu Diketahui

0
91
jenis musik terbaru

Apabila dilihat secara seksama, perubahan peradaban ke arah yang lebih modern tampaknya memang sudah memasuki ke segala aspek kehidupan, salah satunya dalam musik. Dulunya musik harus dimainkan dengan memakai alat-alat musik, namun saat ini musik berkembang menjadi lebih canggih. Dengan adanya komputer dan software yang mumpuni, alunan musik pun bisa diciptakan dengan mudah.

Musik memang akan terus berkembang mengikuti perkembangan yang dilakukan oleh manusia. Maka genre atau jenis musik yang dimainkan juga bisa berkembang. Ada beberapa jenis musik terbaru yang muncul seiring dengan perkembangan zaman. Apa sajakah itu?

EDM

EDM merupakan singkatan dari Electronic Dance Music, yang artinya sebuah genre musik yang diberikan kepada musik elektronik yang mengedepankan suara perkusi. Musik ini biasanya dibuat untuk musik-musi rave, klub malam, dan festival. Sehingga para DJ (Disk Jockey) yang sering menciptakan. Musik EDM memiliki cakupan luas di dalam dunia musik, sehingga sebenarnya kurang tepat apabila disebut genre. Lebih tepatnya disebut sebagai wadah untuk menampung genre-genre musik, seperti hardstyle, house music, trance, dubstep, drum and bass, trap, dan techno grime.

8-bit Music

Jenis musik yang satu ini sering disebut sebagai chiptune, yang merupakan sebuah musik elektronik yang telah disintetiskan. 8-bit dapat menghasilkan warna suara yang mirip dengan suara video game zaman dulu. Musik ini dimulai sejak tahun 1980-an, dimana harga komputer menjadi lebih terjangkau untuk dibeli. Sehingga PC maupun konsol game yang tertinggal teknologi tidak dipakai lagi oleh pemiliknya. Namun walaupun ditinggalkan oleh penggemar game, seniman musik menjadikan momen ini sebagai metode baru untuk menciptakan musik. Hingga pada akhirnya Musik 8-bit sempat populer di tahun 80an dan di abad 21, lalu menjadi pelopor untuk berkembangnya EDM.

Dub Music

Dub Music merupakan sebuah genre musik baru yang tergabung di dalam musik elektronik. Jenis musik ini berasal dari genre Reggae pada tahun 1960-an, kemudian terus dikembangkan hingga melebihi musik Reggae itu sendiri. Musik dari genre ini terdiri dari remix-remix dari instrumen musik yang sudah dikenal oleh masyarakat, kemudian dimanipulasi dan dibentuk ulang dalam proses rekamannya. Namun biasanya suara vokal aslinya dihilangkan, namun suara drum dan bass dipertebal. Biasanya para pencipta musik Dub menggunakan teknik menambahkan echo, reverb, panoramic delay, atau menggabungkan satu karya musik dengan musik lainnya.

Unblack Metal

Black metal memang identik dengan lirik lagu tentang setan, iblis, dan neraka. Namun untuk Unblack Metal justru memiliki karakteristik yang berbeda. Unblack Metal malah genre malah mengusung lagu yang memuat kebesaran Tuhan. Dari segi musik dan tampilan memang tidak ada perbedaan yang mencolok antara Black metal dan Unblack Metal, seperti permainan gitar yang berisik dan suara vokal yang mengombinasikan scream dan growl.

House Music

House music merupakan sub-genre EDM yang saat ini paling populer. Mungkin hampir semua musik Top 40 dipengaruhi oleh house music, begitu pula sebaliknya. Genre musik yang satu ini sebenarnya berasal dari kota Chicago, Amerika. Kata “house” diambil dari nama sebuah kelab malam di kota itu, The Warehouse. Musik ini memiliki tempo yang upbeat, groovy, dan kadang didominasi oleh kord piano dengan tempo sekitar 126-128 BPM. House Music ini sebenarnya masih memiliki sub-genre lagi, seperti Acid House, Electro House, dll.

Itu tadi beberapa jenis musik yang perkembangannya dipengaruhi teknologi yang sekarang semakin maju. Nah, bagaimana menurutmu? Apakah kamu ingin mempelajarinya?